Dukung Perjuangan Guru Ngaji Disabilitas
Kebutuhan Dana
Rp 500.000.000
Terkumpul (59 Donatur)
Rp 4.185.000
0,84%
1613 hari lagi
Laznas PPPA Daarul Quran Pusat
Akun TerverifikasiDeskripsi Campaign
Berdasarkan penelitian Australia - Indonesia Disability Research and Advocacy Network (AIDRAN) pada 2023, penyandang tunanetra di Indonesia mencapai 4 juta atau 1,5 persen dari total jumlah keseluruhan penduduk. Sementara data Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) pada 2021 mengungkapkan ada sekitar 2,1 juta penyandang tuna rungu.
#SahabatDAQU, begitu banyak penyandang disabilitas yang masih kesulitan untuk bisa belajar dan menghafal Al-Qur’an. Dan di tengah kesukaran itu, ada para pejuang yang tak gentar mendedikasikan diri agar mereka yang berkebatasan khusus punya kesempatan yang sama untuk bisa mendawamkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Mereka adalah guru-guru disabilitas yang tak kenal lelah mengajarkan santri-santrinya mentaddaburi Kalamullah. Meski dalam keterbatasan, para pahlawan disabilitas ini tetap dengan sabar menjalankan tugasnya. Tentu begitu banyak tantangan yang meraka hadapi di jalan kebaikan ini, tapi tetap mereka jalani tanpa mengharap imbalan apapun.
Salah satu yang ditemui tim Laznas PPPA Daarul Qur’an adalah Ustadz M. Panggeng pendiri Yayasan Peduli Kesejahteraan Tunanetra yang juga seorang guru ngaji tunanetra. Sudah puluhan tahun ia mengabdi. Niat tulusnya hanya satu, supaya kawan-kawannya yang juga penyandang tunanetra bisa membaca dan menghafala Al-Qur’an.
Sahabat, tentu perjuangan Ustadz Panggeng dan para guru disabilitas lainnya membutuhkan dukungan kita. Insya Allah pahala dari setiap perjuangan dakwah mereka menjadi pintu surga untuk kita yang senantiasa membersamai ikhtiar mereka, Aamiin Allahumma Aamiin.
Baca Selengkapnya
#SahabatDAQU, begitu banyak penyandang disabilitas yang masih kesulitan untuk bisa belajar dan menghafal Al-Qur’an. Dan di tengah kesukaran itu, ada para pejuang yang tak gentar mendedikasikan diri agar mereka yang berkebatasan khusus punya kesempatan yang sama untuk bisa mendawamkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Mereka adalah guru-guru disabilitas yang tak kenal lelah mengajarkan santri-santrinya mentaddaburi Kalamullah. Meski dalam keterbatasan, para pahlawan disabilitas ini tetap dengan sabar menjalankan tugasnya. Tentu begitu banyak tantangan yang meraka hadapi di jalan kebaikan ini, tapi tetap mereka jalani tanpa mengharap imbalan apapun.
Salah satu yang ditemui tim Laznas PPPA Daarul Qur’an adalah Ustadz M. Panggeng pendiri Yayasan Peduli Kesejahteraan Tunanetra yang juga seorang guru ngaji tunanetra. Sudah puluhan tahun ia mengabdi. Niat tulusnya hanya satu, supaya kawan-kawannya yang juga penyandang tunanetra bisa membaca dan menghafala Al-Qur’an.
Sahabat, tentu perjuangan Ustadz Panggeng dan para guru disabilitas lainnya membutuhkan dukungan kita. Insya Allah pahala dari setiap perjuangan dakwah mereka menjadi pintu surga untuk kita yang senantiasa membersamai ikhtiar mereka, Aamiin Allahumma Aamiin.
Kabar Terbaru
Doa Bersama dan Penyaluran Donasi Amanah Donatur untuk Guru Ngaji Disabilitas
2 tahun yang lalu
Tersalurkan
Rp 2.500.000
Penyaluran Tahap 1
Alhamdulillah, Laznas PPPA Daarul Qur'an telah menyalurkan donasi amanah Bapak/Ibu pada porgram "Dukung Perjuangan Guru Ngaji Disabilitas" melalui gelaran "Doa Bersama Pejuang Qur'an Disabilitas" di Yayasan Peduli Kesejahteraan Tunanetra, Tangerang, pada Senin (25/11).

Acara ini menjadi momen spesial di Hari Guru Nasional 2024, mempersembahkan apresiasi untuk para guru disabilitas yang ikhlas mendidik dan membimbing para santri menghafal Al-Qur’an, meski dalam keterbatasan.
Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Abdul Hayyi, seorang guru disabilitas, dilanjutkan sambutan penuh inspirasi dari Direktur Program Laznas PPPA Daarul Qur'an, Zainal Umuri, dan Ketua Yayasan Peduli Kesejahteraan Tunanetra, Ustadz Muhammad Panggeng.
Tak ketinggalan, doa-doa titipan dari para donatur juga dibacakan oleh Ustadz Haris, Pengajar Qur'an Call, dan diaminkan bersama para guru serta santri penghafal Qur’an yang luar biasa.
Sebagai wujud kepedulian di momen spesial ini, Laznas PPPA Daarul Qur'am memberikan bingkisan dan bantuan kepada guru serta santri disabilitas, yang diserahkan langsung oleh Bapak Zainal Umuri.
Terima kasih sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah berkontribusi dalam kebaikan ini. Mari terus dukung perjuangan para guru disabilitas dengan sedekah terbaik, karena setiap perjuangan mereka adalah cahaya bagi kita semua.
Alhamdulillah, Laznas PPPA Daarul Qur'an telah menyalurkan donasi amanah Bapak/Ibu pada porgram "Dukung Perjuangan Guru Ngaji Disabilitas" melalui gelaran "Doa Bersama Pejuang Qur'an Disabilitas" di Yayasan Peduli Kesejahteraan Tunanetra, Tangerang, pada Senin (25/11).

Acara ini menjadi momen spesial di Hari Guru Nasional 2024, mempersembahkan apresiasi untuk para guru disabilitas yang ikhlas mendidik dan membimbing para santri menghafal Al-Qur’an, meski dalam keterbatasan.
Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Abdul Hayyi, seorang guru disabilitas, dilanjutkan sambutan penuh inspirasi dari Direktur Program Laznas PPPA Daarul Qur'an, Zainal Umuri, dan Ketua Yayasan Peduli Kesejahteraan Tunanetra, Ustadz Muhammad Panggeng.
Tak ketinggalan, doa-doa titipan dari para donatur juga dibacakan oleh Ustadz Haris, Pengajar Qur'an Call, dan diaminkan bersama para guru serta santri penghafal Qur’an yang luar biasa.
Sebagai wujud kepedulian di momen spesial ini, Laznas PPPA Daarul Qur'am memberikan bingkisan dan bantuan kepada guru serta santri disabilitas, yang diserahkan langsung oleh Bapak Zainal Umuri.
Terima kasih sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah berkontribusi dalam kebaikan ini. Mari terus dukung perjuangan para guru disabilitas dengan sedekah terbaik, karena setiap perjuangan mereka adalah cahaya bagi kita semua.
Riwayat Donasi
Hamba Allah
22 hari yang lalu
Rp 10.000
Hamba Allah
1 bulan yang lalu
Rp 5.000
Hamba Allah
5 bulan yang lalu
Rp 100.000
Hamba Allah
5 bulan yang lalu
Rp 10.000
Doa-doa #OrangBaik
Hamba Allah
22 hari yang lalu
"Semoga ibu Sriwahyuni Bapak arwandi saya dan keluarga saya diberikan nasib takdir yang baik dan selamatkan dunia akhirat aamiin"
0 orang mengaminkan